Home General News AS Tuduh DJI Sebagai Mata-mata China
AS Tuduh DJI Sebagai Mata-mata China
Menurut Homeland Security, drone buatan DJI mengumpulkan data-data sensitif di AS dan memberikannya ke pemerintah China. Menurut departemen tersebut, DJI menargetkan militer, penegak hukum dan sejumlah infrastruktur lain di AS.

Data-data tersebut akan membantu China dalam merencanakan serangan fisik maupun cyber yang lebih baik ke AS -- jika hal tersebut sampai terjadi --. Tuduhan ini disebutkan dalam memo yang ditulis pada Agustus lalu, demikian dikutip detikINET dari New York Times, Jumat (1/12/2017).

Memo yang dikeluarkan oleh Homeland Security ini juga diduga terkait dengan pelarangan penggunaan drone DJI pada Agustus lalu oleh militer AS. DJI tentu menepis tuduhan tersebut, dan menyebut itu adalah tuduhan yang jelas-jelas salah.

Sebelumnya pemerintah AS juga pernah menuduh beberapa perusahaan lain, contohnya Huawei, yang dituduh melakukan aksi mata-mata menggunakan ponsel buatannya. ZTE pun pernah terkena tuduhan yang sama sampai akhirnya dilarang melakukan aktivitas perdagangan di Negeri Paman Sam itu.

(asj/yud)

 

SUMBER

Anggoro Suryo Jati

DetikInet

Dalam keterangan persnya, Senin (29/2/2016), pakar keamanan cyber Pratama Persadha menjelaskan bahwa sudah seharusnya pemerintah bersikap tegas. Menurutnya selama ini layanan over the top tak menghiraukan aturan hukum dan norma susila di Tanah Air.

“Maksud pemerintah ini bagus, kalau jelas bentuk badan usahanya di Tanah Air jadi jelas mereka harus patuh aturan hukum dan norma susila di Indonesia. Selain itu, mereka wajib bayar pajak seperti bentuk usaha di Tanah Air lainnya,” jelas Pratama.

Memang layanan OTT seperti Facebook banyak menimbulkan kecemburuan. Setidaknya dalam sebulan Facebook bisa meraup lebih dari Rp500 miliar, tanpa membayar pajak. Namun di luar masalah pajak, masalah keamanan dalam negeri juga sangat penting untuk diperhatikan.

“Konten media sosial dan layanan OTT ini juga harus diperhatikan. Jangan sampai berlawanan dengan hukum dan norma susila di sini. Misalnya pornografi dan juga konten LGBT yang sedang ramai di Tanah Air,” terang chairman lembaga riset keamanan cyber CISSReC (Communication and Information System Security Research Center) ini.

Tumblr bahkan sudah mendapat peringatan untuk segera diblokir oleh pemerintah, karena banyaknya konten pornografi di sana. Masyarakat juga sedang diramaikan oleh kebijakan Facebook yang menghapus tulisan yang menentang LGBT bahkan Menhan Ryamizard Ryacudu sampai angkat bicara tentang bahaya LGBT.

“Kesulitan pemerintah menertibkan konten ini salah satunya juga karena adanya ratusan provider internet di Indonesia sehingga imbauan untuk memblokir konten tidak serta merta bisa langsung efektif,” terangnya.

 


DAILY CARTOON click to enlarge
ANDERTOONS.COM TECHNOLOGY CARTOONS